Tim Auditor Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI Kunjungi MAN VOCAPAY

Tim Auditor Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI melakukan kunjungan dan pembinaan terhadap Pendidik dan Tenaga Pendidik di lingkungan MAN 1 Vocational Payakumbuh. Kedatangan tim ke Kota Payakumbuh merupakan salah satu agenda yang diadakan Kemenag RI guna memonitoring dan memastikan penyaluran tunjangan profesi guru khususnya kepada Guru Madrasah tepat benar-benar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, disamping memberikan kejelasan tentang beberapa aturan yang baru bagi guru-guru PNS penerima TPG (Tunjangan Profesi Guru).

TPG sendiri merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pada suatu lembaga pendidikan.  Penyaluran dana TPG yang sudah direalisasikan sejak tahun 2008 ini merupakan sebuah apresiasi kepada tenaga pendidik dalam upaya mencerdaskan anak bangsa.

Untuk memperoleh dana tersebut dibutuhkan persyaratan khusus yang harus dipenuhi oleh setiap tenaga pendidik. Selain dari itu, guru yang berhak menerima TPG tersebut adalah guru yang sudah lulus dalam penilaian sertifikasi guru, sudah bersertifikat pendidik dan memiliki NRG.

Dalam rangka penertiban administrasi guru terkait penerimaan dana TPG tersebut, maka pada hari ini tim auditor dari Kemenag RI melakukan kegiatan monitoring di MAN 1 Kota payakumbuh. Tim auditor yang terdiri dari 3 orang ini ketuai oleh Margi Sugianto Menyampaikan bahwa “guru2 penerima TPD adalah guru2 yang sudah diakui secara administratif  layak mendapatkan tunjangan tambahan berupa TPG. Untuk itu guru penerima TPG tersebut hendaknya juga bisa memenuhi persyaratan yang dituntut dalam peraturan terkait penerima dana tersebut.

Margi Sugianto sebagai Ketua Tim audit menyampaikan selain untuk monitoring penyaluran TPG PNS, kedatangan tim audit juga bertujuan untuk mengingatkan kembali bahwa TPG yang diberikan hendaknya konsiderat, yang disalurkan guna meningkatkan kompetensi, motivasi, professional, serta kinerja guru sebagai tenaga akademik. Beliau mengingatkan bahwa TPG yang diterima guru haruslah berbanding lurus dengan kompetensi, motivasi, professional, dan kinerja guru yang dapat ditunjukkan salah satunya dengan kelengkapan administrasi. Hal tersebut merupakan kewajiban yang diharapkan dengan adanya TPG, hal tersebut lebih mudah untuk dipenuhi. Margi Sugiarto juga mengingatkan kembali, khususnya kepada guru penerima TPG bahwa tim audit akan melakukan komperasi antara absensi dan roaster. Dengan demikian, jika guru telah mengambil izin yang mengurangi batas minimal 24 jam tatap muka, maka sebaiknya melakukan koordinasi dengan sekolah atau wakur untu melakukan penggantian di waktu tertentu, agar kewajiban jam tatap muka bagi guru penerima TPG terpenuhi.

Mudah2an dengan dilaksanakannya monitoring ini, guru2 dan tenaga kependidikan pada MAN 1 Kota Payakumbuh semakin disiplin dalam melengkapi administrasi terkait TPG,dan semakin bisa meningkatkan semangat mengajar dalam mencerdaskan anak bangsa.humas/rhi